Apa Itu Break Even?

Disebut juga: BE, Titik impas

Break even adalah kondisi saat posisi ditutup tanpa untung dan tanpa rugi, biasanya dengan menggeser stop loss ke harga entry setelah harga bergerak sesuai arah.

Contoh: kamu long ETH di $3.000 dengan stop loss $2.940 (risiko 1R = $60). Setelah harga naik ke $3.060 atau $3.090, kamu memindahkan stop ke $3.000. Sejak itu, skenario terburuknya adalah keluar impas, bukan rugi.

Perlu diingat, break even yang sebenarnya sedikit di atas harga entry, karena ada biaya trading, spread, dan kadang funding rate. Kalau total biaya 0,1%, geser stop ke sekitar entry + 0,1% supaya hasilnya benar-benar nol.

Kapan sebaiknya digeser ke break even:

  • Setelah harga bergerak minimal 1R ke arah profit
  • Setelah harga menembus level penting, misalnya resistance terdekat
  • Bukan beberapa menit setelah entry hanya karena takut

Kesalahan yang sering terjadi adalah memindahkan ke break even terlalu cepat. Harga yang wajar melakukan pullback akan menyentuh stop, lalu melanjutkan ke target tanpa kamu. Kalau ini terjadi berkali-kali, banyak trade yang seharusnya profit berubah jadi impas, dan expectancy strategi kamu ikut turun.

Istilah break even juga dipakai untuk win rate minimal: dengan rasio 1:2, kamu butuh win rate sekitar 33% supaya impas.

Istilah Terkait

Gratis

Checklist Money Management & Template Jurnal Trading

Checklist sebelum entry, lembar rencana trading, jurnal siap print, dan template jurnal untuk Google Sheets / Excel.

Dari Istilah ke Praktik

Kurikulum Cuanterus membahas istilah-istilah ini dalam konteks trading nyata, lengkap dengan sinyal, market briefing harian, dan komunitas untuk bertanya.

Daftar Sekarang