Apa Itu Trailing Stop?

Disebut juga: Trailing stop loss, TSL

Trailing stop adalah stop loss yang ikut bergerak mengikuti harga saat posisi profit, sehingga keuntungan terkunci sebagian tanpa membatasi potensi kenaikan.

Misalnya kamu beli BTC di $60.000 dengan trailing stop 3%. Saat harga naik ke $64.000, stop ikut naik ke sekitar $62.080. Kalau harga lalu turun 3% dari puncak, posisi tertutup otomatis dengan profit. Kalau harga terus naik, stop terus mengikuti. Stop hanya bergerak ke arah yang mengurangi risiko, tidak pernah mundur.

Ada beberapa cara menentukan jarak trailing:

  • Persentase tetap, misalnya 2-5% dari harga tertinggi
  • Berbasis volatilitas, misalnya 2x ATR, supaya jaraknya menyesuaikan kondisi market
  • Struktur harga, yaitu menggeser stop loss manual ke bawah swing low terbaru di market yang sedang trend

Trailing stop paling berguna di market trending. Di market sideways, harga bolak-balik sehingga trailing yang terlalu rapat sering kena duluan sebelum pergerakan besar terjadi.

Kesalahan umum pemula: memasang trailing 0,5% di crypto yang bisa bergerak 2% dalam satu candle 15 menit. Hasilnya posisi bagus tertutup karena noise. Sesuaikan jarak dengan volatilitas aset dan timeframe yang kamu pakai.

Pelajari lebih dalam

Cara Menentukan Stop Loss yang Benar untuk Trader Pemula

Cara menentukan stop loss pakai struktur harga, ATR, dan aturan risiko 1%. Lengkap dengan contoh crypto dan forex, plus kesalahan yang sering bikin kena stop.

Istilah Terkait

Gratis

Checklist Money Management & Template Jurnal Trading

Checklist sebelum entry, lembar rencana trading, jurnal siap print, dan template jurnal untuk Google Sheets / Excel.

Dari Istilah ke Praktik

Kurikulum Cuanterus membahas istilah-istilah ini dalam konteks trading nyata, lengkap dengan sinyal, market briefing harian, dan komunitas untuk bertanya.

Daftar Sekarang