Apa Itu Scalping?

Disebut juga: Scalper

Scalping adalah gaya trading yang mengambil banyak posisi singkat dalam hitungan detik sampai menit untuk menangkap pergerakan harga kecil.

Scalper biasanya bekerja di timeframe 1 sampai 5 menit dan menargetkan 5-10 pip di forex atau 0,2-0,5% di crypto per transaksi. Dalam sehari bisa 10 sampai 30 kali masuk posisi.

Masalah terbesar scalping adalah biaya. Contoh: target 6 pip dengan spread 1,5 pip berarti seperempat target sudah habis untuk biaya sebelum harga bergerak. Di crypto, fee taker 0,05% untuk masuk dan keluar sama dengan 0,1% per transaksi. Dengan target 0,3%, sepertiga hasil kotor hilang ke fee.

Syarat supaya scalping masuk akal:

  • Instrumen paling likuid dengan spread tipis, misalnya EURUSD atau BTC perpetual.
  • Trading di jam ramai, seperti overlap London dan New York sekitar 19:00-23:00 WIB.
  • Eksekusi cepat dan slippage kecil.
  • Disiplin tinggi, karena keputusan harus diambil dalam hitungan detik.

Kesalahan umum: memakai rasio risk reward buruk, misalnya stop loss 20 pip untuk target 5 pip. Satu kerugian menghapus empat kemenangan. Scalping juga melelahkan secara mental dan mudah berubah menjadi overtrading.

Untuk pemula, scalping biasanya bukan titik awal terbaik. Mulai dari day trading atau swing trading memberi waktu lebih banyak untuk berpikir.

Pelajari lebih dalam

Psikologi Trading: Cara Mengendalikan FOMO, Takut, dan Revenge Trading

Psikologi trading untuk pemula: kenali FOMO, rasa takut, revenge trading, dan overtrading, lalu bangun aturan dan kebiasaan yang bikin keputusan lebih tenang.

Istilah Terkait

Gratis

Checklist Money Management & Template Jurnal Trading

Checklist sebelum entry, lembar rencana trading, jurnal siap print, dan template jurnal untuk Google Sheets / Excel.

Dari Istilah ke Praktik

Kurikulum Cuanterus membahas istilah-istilah ini dalam konteks trading nyata, lengkap dengan sinyal, market briefing harian, dan komunitas untuk bertanya.

Daftar Sekarang