Apa Itu MACD?

Disebut juga: Moving Average Convergence Divergence

MACD adalah indikator momentum yang mengukur jarak antara EMA 12 dan EMA 26, lalu membandingkannya dengan garis sinyal EMA 9 untuk membaca arah dan kekuatan trend.

MACD terdiri dari tiga komponen dengan setting default 12, 26, 9:

  • Garis MACD: EMA 12 dikurangi EMA 26. Kalau EMA 12 di 65.200 dan EMA 26 di 64.800, garis MACD bernilai +400.
  • Garis sinyal: EMA 9 dari garis MACD itu sendiri.
  • Histogram: selisih garis MACD dan garis sinyal, digambar sebagai batang.

Cara trader memakainya:

  • Crossover: garis MACD memotong ke atas garis sinyal dibaca sebagai momentum naik, memotong ke bawah sebagai momentum turun.
  • Garis nol: MACD di atas nol berarti EMA cepat di atas EMA lambat, struktur cenderung bullish.
  • Histogram mengecil: momentum mulai melemah walau harga masih bergerak searah.
  • Divergence: harga membuat low baru tapi MACD membentuk low lebih tinggi.

Karena dibangun dari moving average, MACD adalah indikator lagging. Sinyalnya datang setelah harga sudah bergerak. Di pasar sideways, crossover MACD muncul bolak-balik dan hampir semuanya menghasilkan sinyal palsu.

Aturan praktis: ambil crossover hanya yang searah trend di timeframe lebih besar, misalnya crossover naik di 1 jam ketika struktur 4 jam masih naik.

Istilah Terkait

Gratis

Checklist Money Management & Template Jurnal Trading

Checklist sebelum entry, lembar rencana trading, jurnal siap print, dan template jurnal untuk Google Sheets / Excel.

Dari Istilah ke Praktik

Kurikulum Cuanterus membahas istilah-istilah ini dalam konteks trading nyata, lengkap dengan sinyal, market briefing harian, dan komunitas untuk bertanya.

Daftar Sekarang