Apa Itu DXY?
Disebut juga: Indeks Dolar AS, US Dollar Index, USDX
DXY adalah indeks yang mengukur kekuatan dolar AS terhadap enam mata uang utama dunia, dengan euro sebagai komponen terbesar.
DXY dimulai dari nilai 100 pada tahun 1973. Kalau DXY berada di 105, artinya dolar sekitar 5% lebih kuat dibanding keranjang mata uang pada titik awal itu.
Komposisi DXY tidak merata:
| Mata uang | Bobot kira-kira |
|---|---|
| Euro (EUR) | 57,6% |
| Yen Jepang (JPY) | 13,6% |
| Pound (GBP) | 11,9% |
| Dolar Kanada (CAD) | 9,1% |
| Krona Swedia (SEK) | 4,2% |
| Franc Swiss (CHF) | 3,6% |
Karena euro mendominasi, DXY dan EUR/USD hampir selalu bergerak berlawanan arah.
Cara trader memakainya:
- Forex: DXY naik biasanya berarti pair seperti EUR/USD dan GBP/USD turun, sementara USD/JPY cenderung naik.
- Gold: emas dihargai dalam dolar, jadi DXY yang menguat sering menekan XAUUSD, walau korelasinya tidak selalu sempurna.
- Crypto: dolar yang sangat kuat sering sejalan dengan likuiditas yang ketat, sehingga Bitcoin dan altcoin cenderung tertekan.
DXY sangat dipengaruhi suku bunga dan yield obligasi AS. Kesalahan umum pemula adalah menganggap korelasi ini berlaku setiap hari. Pakai DXY sebagai konteks trend besar, bukan sinyal entry tunggal.
Istilah Terkait
Dari Istilah ke Praktik
Kurikulum Cuanterus membahas istilah-istilah ini dalam konteks trading nyata, lengkap dengan sinyal, market briefing harian, dan komunitas untuk bertanya.
Daftar Sekarang