Apa Itu Stablecoin?

Stablecoin adalah aset crypto yang nilainya dipatok ke aset lain, umumnya dolar AS, sehingga harganya relatif stabil di sekitar $1.

Contoh stablecoin yang paling banyak dipakai adalah USDT dan USDC.

Fungsi stablecoin bagi trader:

  • Tempat parkir dana saat keluar dari posisi tanpa harus menarik ke rupiah
  • Pasangan trading utama di banyak exchange, misalnya BTC/USDT
  • Margin untuk banyak kontrak futures

Stablecoin bukan tanpa risiko. Nilainya bergantung pada cadangan dan kepercayaan terhadap penerbitnya. Dalam sejarah crypto, beberapa stablecoin pernah kehilangan patokan harganya, bahkan ada yang runtuh total.

Pilih stablecoin yang besar, transparan soal cadangannya, dan tersedia di exchange terdaftar. Data besar seperti total pasokan stablecoin juga sering dipakai analis sebagai gambaran likuiditas yang siap masuk ke pasar crypto.

Simpan stablecoin dalam jumlah besar hanya di platform yang kamu percaya, dan pahami bahwa saldo di exchange tetap membawa risiko platform.

Pelajari lebih dalam

Cara Memilih Exchange Crypto yang Aman dan Legal di Indonesia

Cara memilih exchange crypto yang aman: cek izin regulator, keamanan akun, biaya, likuiditas, dan tanda bahaya platform abal-abal. Checklist untuk pemula.

Istilah Terkait

Gratis

Checklist Money Management & Template Jurnal Trading

Checklist sebelum entry, lembar rencana trading, jurnal siap print, dan template jurnal untuk Google Sheets / Excel.

Dari Istilah ke Praktik

Kurikulum Cuanterus membahas istilah-istilah ini dalam konteks trading nyata, lengkap dengan sinyal, market briefing harian, dan komunitas untuk bertanya.

Daftar Sekarang