Apa Itu Double Top?

Disebut juga: Double Bottom, Pola M, Pola W

Double Top adalah pola pembalikan berbentuk huruf M, ketika harga dua kali gagal menembus area tertinggi yang sama, sedangkan kebalikannya berbentuk W disebut double bottom.

Double top terbentuk saat harga naik ke suatu puncak, turun ke lembah (neckline), naik lagi ke sekitar puncak yang sama, lalu gagal. Contoh: XAU/USD menyentuh 2.450, turun ke 2.400, naik lagi ke 2.448, lalu melemah. Pola dianggap selesai ketika harga menutup candle di bawah neckline 2.400.

Double bottom adalah versi terbaliknya: dua lembah di level yang mirip, dengan konfirmasi saat harga menutup di atas neckline.

Cara trader memakainya:

  • Entry: setelah close di bawah neckline, atau saat harga retest neckline dari bawah.
  • Target terukur: tinggi pola diproyeksikan dari neckline. Puncak 2.450 dikurangi neckline 2.400 = 50, jadi target sekitar 2.350.
  • Stop loss: di atas puncak kedua.
  • Volume: idealnya volume di puncak kedua lebih kecil dari puncak pertama.

Kesalahan pemula adalah menyebut pola double top sebelum neckline patah. Dua puncak yang sejajar tanpa breakdown hanyalah resistance yang diuji dua kali, dan sering justru berakhir dengan breakout ke atas.

Pelajari lebih dalam

Support dan Resistance: Cara Menentukan dan Memakainya dalam Trading

Panduan support dan resistance untuk pemula: cara menentukan area yang kuat, role reversal, breakout vs fake breakout, dan cara pakai untuk entry dan stop loss.

Istilah Terkait

Gratis

Checklist Money Management & Template Jurnal Trading

Checklist sebelum entry, lembar rencana trading, jurnal siap print, dan template jurnal untuk Google Sheets / Excel.

Dari Istilah ke Praktik

Kurikulum Cuanterus membahas istilah-istilah ini dalam konteks trading nyata, lengkap dengan sinyal, market briefing harian, dan komunitas untuk bertanya.

Daftar Sekarang